Makalah 108: Misi dan Pelayanan Pelaras Pikiran

   
   Paragraph Numbers: On | Off
Versi printer-friendlyVersi printer-friendly

Buku Urantia

Makalah 108

Misi dan Pelayanan Pelaras Pikiran

MISI para Pelaras Pikiran kepada bangsa-bangsa manusia adalah untuk mewakili, untuk menjadi, Bapa Semesta kepada manusia fana waktu dan ruang; itulah pekerjaan mendasar dari pemberian ilahi ini. Misi mereka adalah juga untuk mengangkat batin fana dan memindahkan jiwa baka manusia naik hingga puncak-puncak ilahi dan tingkat-tingkat rohani untuk kesempurnaan Firdaus. Dan dalam pengalaman mengubah kodrat manusia dari makhluk duniawi menjadi kodrat ilahi dari finaliter yang kekal seperti itu, para Pelaras melahirkan suatu jenis sosok yang unik, sosok makhluk yang terdiri dari penyatuan abadi dari Pelaras yang sempurna dan makhluk yang disempurnakan yang tidak mungkin untuk disalin menggunakan teknik alam semesta lainnya.

Tidak ada dalam seluruh alam semesta yang dapat menjadi pengganti untuk fakta pengalaman pada tingkat-tingkat yang tidak eksistensial. Tuhan yang tanpa batas itu, seperti biasa, penuh dan lengkap, secara tak terhingga meliputi segala sesuatu kecuali kejahatan dan pengalaman makhluk. Tuhan tidak bisa berbuat salah; Ia tidak bisa keliru. Tuhan tidak bisa secara pengalaman mengetahui apa yang Ia tidak pernah alami secara pribadi; prapengetahuan-Nya Tuhan itu eksistensial (tetap ada). Karena itu maka roh dari Bapa turun dari Firdaus untuk ikut serta dengan manusia terbatas itu dalam setiap pengalaman sejati dari karier menaik; hanyalah oleh metode seperti itulah bahwa Tuhan yang eksistensial itu bisa menjadi Bapa pengalamannya manusia dalam kebenaran dan dalam faktanya. Ketanpa-batasan Tuhan yang kekal itu mencakup potensi untuk pengalaman terbatas, yang memang menjadi nyata dalam pelayanan pecahan-pecahan Pelaras itu yang benar-benar berbagi pengalaman pasang surut hidup manusia.

1. Seleksi dan Penugasan

Ketika Pelaras diberangkatkan untuk tugas layanan fana dari Divinington, mereka itu sama persis dalam kemampuan keilahian eksistensial, tetapi mereka berbeda-beda dalam kualitas pengalaman sebanding dengan kontak sebelumnya dalam dan dengan makhluk-makhluk yang berevolusi. Kami tidak bisa menjelaskan dasar untuk penugasan Pelaras, namun kami menduga bahwa karunia-karunia ilahi ini dianugerahkan sesuai dengan beberapa kebijakan yang bijaksana dan efisien tertentu mengenai kecocokan adaptasi kekal terhadap kepribadian yang didiami. Kami memang mengamati bahwa Pelaras yang lebih berpengalaman sering menjadi penghuni jenis batin manusia yang lebih tinggi; karena itu pewarisan manusia tentulah menjadi faktor yang cukup besar dalam menentukan seleksi dan penugasan.

Meskipun kami tidak tahu dengan pasti, kami sangat yakin bahwa semua Pelaras Pikiran itu adalah sukarelawan. Tetapi sebelum mereka menjadi relawan, mereka memiliki data lengkap mengenai calon yang akan didiami. Draf dari serafim mengenai asal-usul dan proyeksi pola-pola perilaku hidup ditransmisikan melalui Firdaus ke korps cadangan Pelaras di Divinington dengan teknik reflektivitas yang membentang ke arah dalam dari ibukota alam-alam semesta lokal ke markas-markas alam semesta super. Prakiraan ini tidak hanya mencakup leluhur sebelumnya dari calon fana itu tetapi juga perkiraan kemampuan kecerdasan dan kapasitas rohani yang mungkin. Pelaras dengan demikian menjadi relawan untuk mendiami batin yang kodrat sifat mendalamnya telah sepenuhnya diberitahukan.

Pelaras yang menjadi relawan itu sangat tertarik khususnya pada tiga syarat manusia calon itu:

1. Kapasitas intelektual. Apakah batin itu normal? Bagaimana potensi intelektual, kapasitas kecerdasannya? Dapatkah individu itu berkembang menjadi makhluk berkehendak yang sejati? Apakah kebijaksanaan memiliki kesempatan untuk berfungsi?

2. Persepsi rohani. Prospek-prospek untuk pengembangan rasa hormat, kelahiran dan pertumbuhan sifat dasar keagamaan. Bagaimana potensi jiwa, kemungkinan kapasitas penerimaan rohani?

3. Gabungan daya-kemampuan intelektual dan spiritual. Sejauh mana dua kemampuan ini mungkin dapat dikaitkan, dikombinasikan, sehingga menghasilkan kekuatan karakter manusia dan berkontribusi pada evolusi tertentu dari suatu jiwa baka yang memiliki nilai bertahan hidup.

Dengan fakta-fakta ini di depan mereka, keyakinan kami adalah bahwa Monitor dengan bebas menjadi relawan untuk penugasan. Mungkin lebih dari satu Pelaras yang menawarkan menjadi relawan; mungkin ordo-ordo dipersonalisasi yang mengawasi yang memilih dari kelompok relawan Pelaras yang paling cocok untuk tugas merohanikan dan mengekalkan kepribadian calon fana itu. (Dalam penugasan dan pelayanan Pelaras, jenis kelamin makhluk itu bukan sebagai pertimbangan).

Waktu singkat yang berlangsung antara mengajukan diri menjadi relawan dan pemberangkatan sebenarnya Pelaras itu agaknya mungkin dipakai di sekolah-sekolah Monitor Dipersonalisasi di Divinington dimana suatu pola kerja (model) dari batin calon fana itu digunakan dalam mengajar Pelaras yang ditugasi itu mengenai rencana yang paling efektif untuk pendekatan kepribadian dan spiritisasi batin. Model batin ini dirumuskan melalui kombinasi data yang disediakan oleh layanan reflektifitas alam semesta super. Setidaknya ini adalah pengetahuan kami, keyakinan yang kami pegang sebagai hasil dari menyatukan dan menyusun informasi yang diperoleh melalui kontak dengan banyak Pelaras Dipersonalisasi di sepanjang karier para Utusan Soliter yang lama di alam semesta.

Ketika sekali Pelaras benar-benar diberangkatkan dari Divinington, praktis tidak ada selang waktu dari antara saat itu hingga saat penampilan mereka dalam batin subjek pilihan mereka. Waktu perjalanan rata-rata sesosok Pelaras dari Divinington ke Urantia adalah 117 jam, 42 menit, dan 7 detik. Hampir semua waktu ini dihabiskan pada pendaftaran di Uversa.

2. Prasyarat untuk Berdiamnya Pelaras

Meskipun para Pelaras menjadi relawan untuk tugas layanan itu segera setelah prakiraan kepribadian telah disampaikan ke Divinington, mereka belum benar-benar ditugaskan sampai subjek-subjek manusianya itu membuat keputusan kepribadian moral mereka yang pertama. Pilihan moral pertama dari anak manusia itu secara otomatis ditunjukkan dalam ajudan-batin ketujuh dan tercatat langsung, melalui Roh Kreatif alam semesta lokal, lewat sirkuit gravitasi-batin semesta dari Pelaku Bersama dalam kehadiran Roh Master di alam semesta super wilayahnya, yang segera mengirimkan berita ini ke Divinington. Pelaras mencapai subjek manusia mereka di Urantia, secara rata-rata, sedikit sebelum ulang tahun yang keenam. Dalam generasi sekarang rata-rata berlakunya adalah lima tahun, sepuluh bulan, dan empat hari; yaitu pada hari ke 2.134 kehidupan di permukaan bumi.

Pelaras tidak bisa memasuki batin fana sampai batin itu telah dengan semestinya disiapkan oleh pelayanan ajudan roh-batin yang mendiami dan disirkuitkan dalam Roh Kudus. Membutuhkan fungsi koordinasi dari seluruh tujuh ajudan itu agar batin manusia memenuhi syarat untuk penerimaan Pelaras. Pikiran makhluk haruslah menunjukkan kemampuan menyembah dan menyatakan fungsi kebijaksanaan dengan memperagakan kemampuan untuk memilih nilai-nilai yang muncul antara baik dan jahat—pilihan moral.

Demikianlah panggung batin manusia disiapkan untuk penerimaan Pelaras, tetapi sebagai pedoman umum mereka tidak segera muncul untuk mendiami batin tersebut kecuali di dunia-dunia tertentu dimana Roh Kebenaran berfungsi sebagai koordinator rohani untuk pelayanan roh yang berbeda-beda ini. Jika roh dari para Putra anugerah ini hadir, maka para Pelaras pasti datang seketika ajudan roh-batin yang ketujuh mulai berfungsi dan memberi sinyal kepada Roh Ibu Semesta bahwa ia telah mencapai secara potensial koordinasi antara enam ajudan terkait dari pelayanan sebelumnya pada intelek manusia tersebut. Oleh karena itu para Pelaras ilahi telah secara menyeluruh dianugerahkan ke atas semua pikiran normal yang berstatus moral di Urantia sejak hari Pentakosta.

Bahkan dengan suatu batin (mind) yang dikaruniai Roh Kebenaran, Pelaras tidak bisa sembarangan menduduki kecerdasan manusia sebelum munculnya keputusan moral. Namun ketika keputusan moral seperti itu telah dibuat, roh penolong ini memegang wewenang langsung dari Divinington. Tidak ada perantara atau otoritas atau kekuasaan lain di tengahnya yang berfungsi antara para Pelaras ilahi dan subjek manusia mereka; Tuhan dan manusia terhubung secara langsung.

Sebelum masa-masa pencurahan Roh Kebenaran ke atas penduduk sebuah dunia yang berevolusi, penganugerahan Pelaras tampaknya ditentukan oleh banyak pengaruh roh dan sikap kepribadian. Kami tidak sepenuhnya memahami hukum yang mengatur penganugerahan-penganugerahan tersebut; kami tidak memahami apa saja yang menentukan pelepasan para Pelaras yang secara sukarela mendiami batin yang berkembang tersebut. Tetapi memang kami mengamati berbagai pengaruh dan kondisi yang tampaknya terkait dengan kedatangan para Pelaras dalam batin tersebut sebelum penganugerahan Roh Kebenaran, dan hal-hal itu adalah:

1. Penugasan serafim penjaga pribadi. Jika seorang manusia fana belum pernah didiami sebelumnya oleh Pelaras, penugasan sesosok penjaga pribadi membawa Pelaras segera setelah itu. Ada beberapa relasi yang sangat jelas tetapi tidak diketahui antara pelayanan Pelaras dan pelayanan serafim penjaga pribadi.

2. Pencapaian lingkaran ketiga pencapaian intelektual dan pencapaian spiritual. Aku telah mengamati para Pelaras yang tiba dalam batin manusia pada waktu penaklukan lingkaran ketiga bahkan sebelum prestasi demikian dapat diisyaratkan kepada personalia alam semesta lokal yang bertugas mengurusi hal-hal tersebut.

3. Pada waktu pembuatan keputusan tertinggi yang makna rohaninya luar biasa. Perilaku manusia seperti itu dalam suatu krisis keplanetan pribadi biasanya disertai oleh kedatangan segera Pelaras yang sedang menunggu.

4. Roh persaudaraan. Terlepas dari pencapaian lingkaran-lingkaran psikis dan penugasan malaikat penjaga pribadi— tanpa adanya apapun yang menyerupai keputusan krisis—ketika seorang manusia yang berevolusi itu menjadi dipenuhi oleh kasih pada sesamanya dan mengabdikan diri untuk pelayanan tidak egois pada saudara-saudaranya dalam daging, maka Pelaras yang menunggu itu pastilah turun untuk mendiami batin dari pelayan fana tersebut.

5. Pernyataan niat untuk melakukan kehendak Tuhan. Kami mengamati bahwa banyak manusia di dunia-dunia ruang angkasa mungkin tampaknya dalam kesiapan untuk menerima Pelaras, namun demikian Monitor masih tidak muncul juga. Kami terus mengamati makhluk-makhluk tersebut sementara mereka hidup dari hari ke hari, dan tidak lama lagi mereka dengan diam-diam, hampir tidak disadari, sampai pada keputusan untuk mulai berusaha melakukan kehendak Bapa di surga. Dan kemudian kami amati pemberangkatan langsung para Pelaras Pikiran.

6. Pengaruh dari Sang Mahatinggi. Di dunia-dunia dimana para Pelaras tidak melebur dengan jiwa-jiwa berevolusi dari penduduk fananya, kami amati para Pelaras kadang-kadang dianugerahkan sebagai tanggapan pada pengaruh-pengaruh yang sepenuhnya di luar pemahaman kami. Kami menduga bahwa penganugerahan tersebut ditentukan oleh suatu aksi refleks kosmis tertentu yang berasal dari Sang Mahatinggi. Tentang mengapa para Pelaras ini tidak dapat atau memang tidak melebur dengan jenis-jenis tertentu batin fana yang berevolusi, kami tidak tahu. Transaksi-transaksi tersebut tidak pernah diungkapkan kepada kami.

3. Organisasi dan Administrasi

Sejauh yang kami tahu, para Pelaras itu diorganisir sebagai unit kerja mandiri dalam alam-alam semesta dan tampaknya dikelola langsung dari Divinington. Mereka itu seragam di seluruh tujuh alam semesta super, semua alam semesta lokal dilayani oleh jenis Monitor Misteri yang sama persis. Kami tahu dari pengamatan bahwa ada banyak seri Pelaras yang mencakup suatu organisasi serial yang membentang melalui ras-ras, melalui zaman-zaman dispensasi, dan sampai ke dunia-dunia, sistem-sistem, dan alam-alam semesta. Namun demikian, sangatlah sulit untuk melacak karunia-karunia ilahi ini karena mereka berfungsi saling bergantian di seluruh alam semesta agung.

Para Pelaras itu dalam catatan lengkap (di luar Divinington) hanya di markas pusat tujuh alam semesta super. Nomor dan golongan setiap Pelaras yang mendiami setiap makhluk menaik itu dilaporkan oleh pihak-pihak berwenang Firdaus ke markas-markas alam semesta super, dan dari sana dikomunikasikan ke ibukota-ibukota alam semesta lokal yang terkait dan diteruskan ke planet khusus yang bersangkutan. Namun catatan alam semesta lokal tidak mengungkapkan nomor penuh para Pelaras Pikiran; catatan Nebadon itu hanya berisi nomor penugasan alam semesta lokal seperti yang ditentukan oleh perwakilan-perwakilan dari Yang Purba Harinya. Makna sebenarnya dari nomor lengkapnya Pelaras itu diketahui hanya di Divinington.

Subjek manusia sering dikenal oleh nomor Pelaras mereka; manusia tidak menerima nama-nama alam semesta yang sebenarnya sampai setelah peleburan Pelaras, yang mana penyatuan itu ditandai oleh penganugerahan nama baru kepada ciptaan baru itu oleh penjaga takdir.

Meskipun kami memiliki catatan tentang para Pelaras Pikiran di Orvonton, dan meskipun kami sama sekali tidak memiliki kewenangan atas mereka ataupun hubungan administratif dengan mereka, kami dengan teguh percaya bahwa ada hubungan administratif sangat erat antara dunia individual di alam-alam semesta lokal dengan tempat kediaman pusat karunia-karunia ilahi itu di Divinington. Kami tahu bahwa, setelah penampilan sesosok Putra anugerah Firdaus, suatu dunia yang berevolusi memiliki sesosok Pelaras Dipersonalisasi yang ditugaskan ke planet itu sebagai supervisor para Pelaras planet itu.

Menarik untuk dicatat bahwa para inspektur alam semesta lokal selalu menyebutkan diri mereka, ketika melakukan suatu pemeriksaan planet, kepada kepala para Pelaras Pikiran planet itu, pada saat mereka memberikan teguran kepada para kepala serafim dan para pemimpin golongan makhluk lainnya yang diperbantukan pada administrasi suatu dunia yang berevolusi. Tidak lama yang lalu, Urantia menjalani pemeriksaan berkala demikian itu oleh Tabamantia, pengawas berdaulat atas semua planet percobaan-kehidupan dalam alam semesta Nebadon. Dan catatan mengungkapkan bahwa, selain nasihat-nasihat dan teguran-tegurannya yang dikirim ke berbagai kepala kepribadian-kepribadian supramanusia, ia juga menyampaikan penghargaan berikut kepada kepala para Pelaras, yang apakah itu bertempat di planet ini, di Salvington, Uversa, atau Divinington, kami tidak tahu dengan pasti, tetapi ia mengatakan:

“Sekarang kepada engkau, atasan-atasan yang jauh di atasku, aku datang sebagai yang ditempatkan dalam wewenang sementara atas seri-seri keplanetan eksperimental; dan aku datang untuk mengungkapkan kekaguman dan rasa hormat yang mendalam untuk kelompok pelayan surgawi yang hebat ini, para Monitor Misteri, yang secara sukarela melayani di dunia yang tidak teratur ini. Tidak peduli betapa sulitnya krisis, engkau tidak pernah goyah. Tidak ada di catatan Nebadon ataupun di hadapan komisi-komisi Orvonton pernah disampaikan dakwaan terhadap sesosok Pelaras ilahi. Engkau telah setia pada tanggung jawabmu; engkau telah setia secara ilahi. Engkau telah membantu untuk meluruskan kesalahan-kesalahan dan menutup kekurangan-kekurangan semua yang bekerja di planet yang kacau ini. Engkau adalah sosok yang mengagumkan, penjaga-penjaga kebaikan dalam jiwa-jiwa dari wilayah yang terbelakang ini. Aku menyampaikan hormat walaupun sepertinya sedang di bawah kewenanganku sebagai pelayan-pelayan relawan. Aku tunduk di hadapanmu dalam pengakuan rendah hati akan ketidak-egoisanmu yang indah, pelayananmu yang penuh pengertian, dan pengabdianmu yang tulus. Engkau layak menyandang nama pelayan yang seperti-Tuhan untuk penduduk fana di dunia yang dikoyak-perselisihan, dilanda-duka, dan dijangkiti-penyakit ini. Aku menghormati engkau! Aku sungguh menyembah engkau!"

Sebagai hasil dari banyak garis-garis bukti yang menyiratkan ini, kami percaya bahwa para Pelaras itu terorganisir sepenuhnya, bahwa ada suatu administrasi pengarah yang amat cerdas dan efisien terhadap karunia-karunia ilahi ini dari suatu sumber yang sangat jauh dan terpusat, mungkin adalah Divinington. Kami tahu bahwa mereka datang dari Divinington ke dunia-dunia, dan tidak diragukan lagi mereka kembali ke sana pada waktu kematian subjek-subjek mereka.

Di kalangan golongan-golongan roh tinggi sangatlah sulit untuk menemukan mekanisme administrasi mereka. Golongan kepribadianku, meskipun terlibat dalam pelaksanaan tugas-tugas spesifik kami, tidak diragukan lagi secara tanpa disadari ikut serta dengan banyak kelompok sub-Deitas yang pribadi dan bukan-pribadi lain yang secara bersatu sedang berfungsi sebagai korelator alam semesta yang mahaluas. Kami menduga bahwa kami melayani seperti itu karena kami adalah satu-satunya kelompok makhluk yang dipribadikan (selain dari Pelaras Dipersonalisasi) yang secara seragam sadar akan adanya kehadiran banyak golongan entitas yang prapribadi.

Kami sadar akan kehadiran para Pelaras, yang merupakan pecahan dari Deitas prapribadi dari Sumber dan Pusat Pertama itu. Kami merasakan kehadiran Roh Trinitas Terinspirasi, yang adalah ekspresi superpribadi dari Trinitas Firdaus. Kami demikian juga selalu bisa mendeteksi kehadiran roh dari golongan yang tidak diungkapkan tertentu yang berasal dari Putra Kekal dan Roh Tanpa Batas. Dan kami juga tidak sepenuhnya tidak peka terhadap entitas-entitas lain lagi yang tidak diungkapkan kepadamu.

Para Melkisedek Nebadon mengajarkan bahwa Utusan Soliter adalah koordinator-koordinator kepribadian terhadap berbagai pengaruh ini karena mereka terdaftar dalam Deitas yang makin luas dari Sang Mahatinggi yang evolusioner itu. Sangatlah mungkin bahwa kami mungkin menjadi peserta dalam penyatuan pengalaman terhadap banyak fenomena waktu yang tidak dapat dijelaskan, tetapi kami tidak yakin secara sadar sedang berfungsi seperti itu.

4. Hubungan dengan Pengaruh-pengaruh Rohani yang Lain

Terlepas dari kemungkinan koordinasi dengan pecahan-pecahan Deitas yang lain, para Pelaras itu sama sekali sendirian dalam lingkup aktivitas mereka dalam batin manusia. Monitor Misteri dengan fasih menyuarakan fakta bahwa, meskipun Bapa mungkin tampaknya menyerahkan pelaksanaan semua kuasa dan wewenang pribadi langsung di seluruh alam semesta agung, sekalipun tindakan penolakan ini demi kepentingan para Pencipta Tertinggi anak-anak Deitas Firdaus, namun Bapa secara pasti telah menyediakan untuk diri-Nya sendiri hak tak terbantahkan untuk hadir dalam batin dan jiwa ciptaan-Nya yang berkembang sampai akhirnya bahwa Ia mungkin bertindak demikian agar menarik semua makhluk ciptaan kepada diri-Nya, secara koordinatif dengan gravitasi rohani dari para Putra Firdaus. Kata Putra anugerah Firdausmu ketika masih di Urantia, “Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku.” Daya penarik rohani Putra Firdaus dan rekan-rekan kreatif mereka ini kami kenali dan pahami, namun kami tidak begitu sepenuhnya memahami metode berfungsinya Bapa yang mahabijaksana itu dalam dan melalui para Monitor Misteri ini, yang hidup dan bekerja begitu gagahnya di dalam batin manusia.

Meskipun bukan bawahan dari, sederajat dengan, atau tampaknya terkait dengan pekerjaan di segala alam-alam semesta, meskipun bertindak secara mandiri dalam batin anak-anak manusia, tak henti-hentinya kehadiran misterius ini mendesak makhluk tempat berdiamnya mereka itu ke arah ideal-ideal ilahi, selalu memikat mereka ke arah atas menuju tujuan dan sasaran kehidupan masa depan yang lebih baik. Para Monitor Misteri ini terus menerus mendukung dalam pembentukan wilayah kekuasaan rohani Mikhael di seluruh alam semesta Nebadon sementara secara misterius menyumbang terhadap stabilisasi kedaulatan Yang Purba Harinya dalam Orvonton. Pelaras adalah kehendak Tuhan, dan karena para Pencipta Tertinggi anak-anak Tuhan itu juga secara pribadi meragakan kehendak yang sama itu juga, maka tidak dapat dihindari bahwa aksi para Pelaras dan kedaulatan para penguasa alam semesta tentulah saling tergantung satu sama lain. Meskipun tampaknya tidak saling berhubungan, kehadiran Bapa dari para Pelaras dan kedaulatan Bapa dari Mikhael Nebadon tentulah manifestasi-manifestasi yang berbeda dari keilahian yang sama.

Pelaras Pikiran tampaknya datang dan pergi sama sekali independen dari setiap dan semua kehadiran rohani lainnya; mereka tampaknya berfungsi sesuai dengan hukum alam semesta yang sama sekali terpisah dari hukum-hukum yang mengatur dan mengendalikan kinerja semua pengaruh roh lainnya. Tetapi terlepas dari kelihatannya mandiri seperti itu, pengamatan jangka panjang tak diragukan lagi mengungkapkan bahwa mereka berfungsi dalam batin manusia dalam keselarasan dan koordinasi sempurna dengan semua pelayanan roh yang lain, termasuk ajudan roh-batin, Roh Kudus, Roh Kebenaran, dan pengaruh-pengaruh lainnya.

Ketika sebuah dunia diisolasi oleh karena pemberontakan, ketika sebuah planet diputus dari semua komunikasi jaringan luar, seperti Urantia setelah pergolakan Kaligastia, maka selain utusan-utusan pribadi hanya tersisa satu kemungkinan langsung komunikasi antarplanet atau alam semesta, dan itu adalah melalui hubungan kerjasama para Pelaras dari dunia-dunia itu. Tidak peduli apapun yang terjadi di sebuah dunia atau sebuah alam semesta, Pelaras tidak pernah secara langsung terlibat. Pengisolasian sebuah planet dalam cara apapun tidak mempengaruhi para Pelaras dan kemampuan mereka untuk berkomunikasi dengan semua bagian di alam semesta lokal, super, atau sentral. Dan hal ini adalah alasan mengapa begitu sering dilakukan kontak dengan para Pelaras tertinggi dan Pelaras yang bertindak-sendiri dari korps cadangan takdir di dunia yang dikarantina. Jalan lain untuk pertolongan harus ke teknik tersebut sebagai sarana untuk mengatasi hambatan-hambatan isolasi planet. Dalam tahun-tahun terakhir sirkuit para penghulu malaikat (archangels) telah berfungsi di Urantia, tetapi sarana komunikasi itu sebagian besar terbatas pada transaksi korps penghulu-malaikat itu sendiri.

Kami menyadari tentang banyaknya fenomena roh di alam semesta yang mahaluas ini yang sama sekali tidak mampu kami pahami. Kami belumlah menguasai semua yang berlangsung sekitar kami; dan aku percaya bahwa banyak pekerjaan yang tak dapat dipahamiini dikerjakan oleh Utusan Gravitasi dan jenis-jenis Monitor Misteri tertentu. Aku tidak percaya bahwa Pelaras dikhususkan semata-mata untuk pembentukan ulang batin manusia. Aku diyakinkan bahwa Monitor Dipersonalisasi dan golongan roh prapribadi lain yang tidak diungkapkan itu adalah perwakilan kontak langsung dan tidak dapat dijelaskan dari Bapa Semesta dengan makhluk dari alam.

5. Misi Pelaras

Para Pelaras menerima tugas yang sulit ketika mereka dengan sukarela mendiami makhluk-makhluk campuranseperti yang hidup di Urantia. Namun mereka telah memikul tugas untuk berada dalam batinmu, berada di sana untuk menerima peringatan-peringatan dari intelijen rohani alam-alam dan kemudian berusaha mendiktekan ulang atau menerjemahkan pesan-pesan rohani ini kepada batin jasmani; mereka itu sangat diperlukan untuk kenaikan ke Firdaus.

Apa yang Pelaras Pikiran tidak dapat manfaatkan dalam hidupmu saat ini, kebenaran-kebenaran yang tidak berhasil ia sampaikan pada manusia tunangannya itu, ia akan setia menyimpannya untuk digunakan dalam tahap keberadaan berikutnya, sama seperti sekarang ia membawanya dari satu lingkaran ke lingkaran berikutnya hal-hal tertentu yang gagal ia daftarkan dalam pengalaman subjek manusianya, dikarenakan ketidakmampuan makhluk itu, atau kegagalan, untuk memberikan taraf kerjasama yang cukup.

Ada satu hal yang dapat kamu andalkan: Pelaras tidak akan kehilangan apapun yang diserahkan dalam perawatan mereka; tidak pernah kami tahu roh-roh penolong ini gagal. Malaikat-malaikat dan jenis sosok roh tinggi lainnya, tidak terkecuali jenis Putra-putra alam semesta lokal, kadang-kadang memeluk kejahatan, kadang-kadang bisa menyimpang dari jalan ilahi, tetapi Pelaras tidak pernah goyah. Mereka mutlak dapat diandalkan, dan hal ini sama benarnya untuk seluruh tujuh kelompok.

Pelarasmu itu adalah potensial untuk golongan keberadaanmu yang baru dan berikutnya, pemberian di muka status keanakan kekal kamu dengan Tuhan. Oleh dan dengan persetujuan kehendakmu, Pelaras memiliki kuasa untuk menundukkan kecenderungan-kecenderungan makhluk dari batin jasmani itu kepada aksi-aksi yang mengubahkan motivasi dan tujuan jiwa morontia yang sedang bangkit itu.

Monitor Misteri bukan penolong pikiran; mereka adalah penyetel pikiran. Mereka bekerja dengan batin jasmani untuk tujuan membangun, melalui penyesuaian dan perohanian, suatu batin baru untuk dunia-dunia baru dan nama baru untuk karier masa depanmu. Misi mereka terutama menyangkut kehidupan masa depan, bukan kehidupan ini. Mereka disebut para penolong surgawi, bukan penolong duniawi. Mereka tidak tertarik untuk membuat karier manusia menjadi mudah; sebaiknya mereka terlibat membuat hidupmu cukup sulit dan berlika-liku, sehingga keputusan-keputusan akan dirangsang dan dilipatgandakan. Kehadiran sesosok Pelaras Pikiran yang hebat tidak memberikan kemudahan hidup dan kebebasan dari berpikir yang melelahkan, tetapi pemberian ilahi tersebut akan mengaruniakan kedamaian batin yang mendalam dan ketenteraman roh yang luhur.

Emosi-emosi suka dan dukamu yang sementara dan terus berubah-ubah itu adalah terutama sepenuhnya reaksi manusiawi dan jasmani pada suasana psikis bagian dalam dan pada lingkungan jasmani luarmu. Karena itu, jangan mencari Pelaras untuk penghiburan mementingkan diri dan kenyamanan fana. Merupakan urusan Pelaras untuk mempersiapkan kamu untuk petualangan yang kekal, untuk memastikan keselamatan atau kelangsungan hidupmu. Bukanlah misi Monitor Misteri untuk meluruskan perasaanmu yang kusut atau untuk melayani harga dirimu yang terluka; persiapan jiwamu untuk karier menaik yang panjang itulah yang menyita perhatian dan mengisi waktu Pelaras.

Aku ragu apakah aku bisa menjelaskan kepada kamu apa yang para Pelaras lakukan dalam batinmu dan bagi jiwamu. Aku tidak tahu apakah aku sepenuhnya menyadari apa yang sebenarnya terjadi dalam ikatan hubungan kosmis antara sesosok Monitor ilahi dan suatu batin manusia. Semua itu agak merupakan suatu misteri bagi kami, bukan tentang rencana dan tujuannya tetapi mengenai cara pencapaian nyatanya. Dan inilah sebab mengapa kami dihadapkan dengan kesulitan tersebut dalam mencari nama yang tepat untuk karunia ilahi pada manusia fana ini.

Para Pelaras Pikiran ingin mengubah perasaanmu dari rasa takut kepada keyakinan kasih dan percaya diri; namun mereka tidak dapat secara mekanis dan sewenang-wenang melakukan hal-hal tersebut; hal itu adalah tugasmu. Dalam melaksanakan keputusan-keputusan yang membebaskanmu dari belenggu ketakutan itu, kamu benar-benar menyediakan titik tumpu psikis dimana di atasnya Pelaras dapat kemudian menerapkan suatu tuas rohani untuk pencerahan yang mengangkat dan memajukan.

Ketika sampai pada konflik-konflik yang tajam dan jelas antara kecenderungan yang lebih tinggi dan yang lebih rendah pada ras-ras manusia, antara apa yang sungguh-sungguh adalahyangbenar atau salah (tidak semata-mata apa yang dapat kamu sebut benar dan salah), kamu dapat pastikan bahwa Pelaras akan selalu ikut serta dalam suatu cara yang jelas dan aktif dalam pengalaman-pengalaman tersebut. Fakta bahwa kegiatan Pelaras tersebut mungkin tidak disadari oleh mitra manusianya tidak sedikitpun mengurangi nilai dan kenyataannya.

Jika kamu memiliki malaikat penjaga takdir pribadi dan seandainya gagal untuk selamat, maka malaikat pelindung itu harus diadili agar bisa menerima pembersihan nama baik mengenai pelaksanaan setia tanggung jawabnya. Namun para Pelaras Pikiran tidak dikenakan pemeriksaan demikian ketika subjek manusia mereka gagal untuk selamat. Kami semua tahu bahwa, sementara sesosok malaikat bisa saja masih kurang dari kesempurnaan pelayanan, Pelaras Pikiran bekerja dalam cara kesempurnaan Firdaus; pelayanan mereka ditandai oleh teknik tanpa cacat yang berada di luar kemungkinan kritik oleh sosok siapapun di luar Divinington. Kamu memiliki pemandu yang sempurna; karena itu tujuan kesempurnaan pastilah dapat tercapai.

6. Tuhan dalam Manusia

Sungguh merupakan suatu keajaiban penurunan martabat ilahi bagi para Pelaras yang mulia dan sempurna itu untuk menawarkan diri mereka untuk kehidupan nyata dalam batin makhluk jasmani, seperti manusia Urantia, benar-benar hendak mewujudkan suatu penyatuan percobaan dengan makhluk yang berasal dari hewan dari bumi.

Tidak peduli apapun status sebelumnya dari para penduduk suatu dunia, setelah penganugerahan diri seorang Putra ilahi dan setelah penganugerahan Roh Kebenaran atas semua manusia, para Pelaras akan berduyun-duyun datang ke dunia tersebut untuk mendiami batin semua makhluk berkehendak yang normal. Setelah selesainya misi seorang Putra anugerah Firdaus, para Monitor ini benar-benar menjadi “kerajaan surga ada di dalam kamu.” Melalui penganugerahan karunia-karunia ilahi itu Bapa membuat pendekatan sedekat mungkin pada dosa dan kejahatan, karena itu secara harfiah benarlah bahwa Pelaras harus hidup berdampingan dalam batin fana bahkan di tengah-tengah ketidak-benaran manusia itu sendiri. Pelaras yang mendiami itu khususnya tersiksa oleh pikiran-pikiran yang sepenuhnya kotor dan egois; mereka tertekan oleh ketidak-pedulian pada hal yang indah dan ilahi, dan mereka praktis digagalkan dalam pekerjaan mereka oleh banyak ketakutan hewani bodoh dan kecemasan yang kekanak-kanakan dari manusia.

Monitor Misteri tidak diragukan lagi adalah anugerah Bapa Semesta, cerminan citra atau gambar Tuhan tersebar di dalam alam semesta. Seorang guru agung pernah menasihati orang bahwa mereka harus dibaharui dalam roh dari batin mereka; sehingga mereka menjadi orang-orang baru yang, seperti Tuhan, diciptakan dalam kebajikan dan dalam kelengkapan kebenaran. Pelaras adalah tanda dari keilahian, kehadiran atau hadirat Tuhan. "Gambar Tuhan" itu tidak mengacu pada kemiripan fisik maupun pada keterbatasan kemampuan makhluk jasmani melainkan pada karunia kehadiran roh dari Bapa Semesta itu dalam anugerah ilahi para Pelaras Pikiran pada makhluk-makhluk rendah di alam-alam semesta.

Pelaras adalah mata air untuk pencapaian rohani dan harapan untuk karakter ilahi di dalam kamu. Ia adalah daya, hak istimewa, dan kemungkinan untuk selamat, yang begitu sepenuhnya dan selamanya membedakan kamu dari hanya semata-mata makhluk binatang. Ia adalah benar-benar stimulus rohani internal yang lebih tinggi untuk pikiran, berbeda dengan stimulus eksternal dan fisik, yang mencapai batin melalui mekanisme energi-saraf dari tubuh jasmani.

Pemelihara setia untuk karier masa depan ini tidak pernah gagal menduplikasikan setiap ciptaan mental dengan suatu padanan rohaninya; mereka dengan demikian perlahan dan pasti kembali menciptakan ulang kamu seperti sesungguhnya kamu (secara rohani saja) untuk kebangkitan di dunia-dunia keselamatan. Dan semua kreasi-kreasi ulang roh yang sangat indah ini diawetkan dalam bangkitnya realitas jiwamu yang berkembang dan baka, yaitu diri morontiamu. Realitas-realitas ini benar-benar ada, walaupun Pelaras jarang mampu meninggikan taraf ciptaan-ciptaan salinan ini secara cukup sehingga dapat memamerkannya kepada cahaya kesadaran.

Seperti halnya kamu adalah orang tua manusiawi, begitu juga Pelaras adalah orang tua ilahimu yang sebenarnya, diri kamu yang lebih tinggi dan maju, diri morontia yang lebih baik dan diri rohani masa depanmu. Jiwa morontia yang berkembang inilah yang para hakim dan sensor lihat ketika mereka menjatuhkan keputusan untuk keselamatanmu dan meluluskan kamu maju ke dunia-dunia baru dan keberadaan tanpa akhir dalam hubungan kerjasama kekal dengan mitra setiamu—Tuhan, sang Pelaras.

Pelaras adalah orang tua kekal, asal usul ilahi, untuk jiwa baka berkembang kamu; mereka adalah desakan tanpa henti yang memimpin manusia untuk mengupayakan penguasaan terhadap keberadaan jasmani masa kini dalam terang karier rohani masa depan. Para Monitor adalah tawanan-tawanan harapan yang tidak pernah padam, sumber kemajuan selama-lamanya. Mereka sungguh menikmati berkomunikasi dengan subjek mereka kurang lebihnya dalam saluran-saluran langsung! Sungguh mereka bersukacita ketika mereka dapat membuang simbol dan metode tidak langsung lain, dan dapat mengirimkan kilasan pesan mereka langsung ke akal pikiran mitra manusia mereka!

Kamu manusia telah memulai pagelaran tanpa akhir dari suatu panorama yang hampir tanpa batas, sebuah perluasan tak terbatas dari lingkup-lingkup kesempatan yang tidak pernah berakhir dan terus makin luas, untuk tugas layanan yang menggembirakan, petualangan yang tanpa banding, ketidakpastian yang luhur, dan pencapaian yang tak terhingga. Ketika awan berkumpul di atas, imanmu seharusnya menerima kenyataan akan kehadiran Pelaras yang mendiamimu, dan dengan demikian kamu akan dapat melihat menembus kabut ketidakpastian fana ke dalam sinar terang matahari kebenaran abadi di atas puncak-puncak pemberi isyarat dari dunia-dunia mansion Satania.

[Disampaikan oleh sesosok Utusan Soliter dari Orvonton.]

Foundation Info

Versi printer-friendlyVersi printer-friendly

Urantia Foundation, 533 W. Diversey Parkway, Chicago, IL 60614, USA
Tel: +1-773-525-3319; Fax: +1-773-525-7739
© Urantia Foundation. All rights reserved