Makalah 57: Asal Usul Urantia

   
   Paragraph Numbers: On | Off
Versi printer-friendlyVersi printer-friendly

Buku Urantia

Makalah 57

Asal Usul Urantia

DALAM PENYAJIAN kutipan-kutipan dari arsip di Yerusem untuk catatan-catatan tentang Urantia mengenai asal usul dan sejarah awalnya, kami diarahkan untuk memperhitungkan waktu sesuai dengan penggunaan waktu saat ini—kalender tahun-kabisat sekarang, 365¼ hari per tahun. Sebagai pedoman, tidak ada upaya akan dilakukan untuk memberikan tahun persisnya, meskipun hal-hal itu ada di catatan. Kami akan menggunakan bilangan bulat terdekat sebagai metode yang lebih baik untuk menyajikan fakta-fakta sejarah ini.

Ketika mengacu pada sebuah peristiwa pada satu atau dua juta tahun yang lalu, kami berniat untuk memberi tanggal kejadian tersebut mundur jumlah tahun-tahun itu dari dekade awal abad kedua puluh kalender Masehi. Demikianlah kami akan menggambarkan peristiwa-peristiwa yang terjadi amat jauh itu sebagai terjadi dalam periode-periode genap ribuan, jutaan, dan milyaran tahun.

1. Nebula Andronover

Urantia berasal dari Mataharimu, dan Mataharimu itu adalah satu dari beraneka-ragam keturunan dari nebula Andronover, yang suatu kali pernah diorganisir sebagai bagian komponen dari kekuatan fisik dan materi bahan baku untuk alam semesta lokal Nebadon. Nebula besar ini sendiri berasal dari muatan-forsa semesta ruang angkasa dalam alam semesta super Orvonton, dahulu kala.

Pada saat permulaan kisah ini, para Organisator Forsa Master Primer dari Firdaus telah lama mengendalikan penuh energi-energi ruang angkasa yang kemudian diorganisir sebagai nebula Andronover itu.

987.000.000.000 tahun lalu rekan organisator forsa dan pejabat inspektur saat itu nomor 811.307 dari seri Orvonton, bepergian keluar dari Uversa, melaporkan kepada Yang Purba Harinya bahwa kondisi ruang angkasa menguntungkan untuk memulai fenomena materialisasi dalam sektor tertentu, yang saat itu, di segmen sebelah timur Orvonton.

900.000.000.000 tahun lalu, arsip Uversa bersaksi, tercatat ada izin yang dikeluarkan oleh Dewan Ekuilibrium (Kesetimbangan) Uversa kepada pemerintahan alam semesta super yang memberikan otorisasi untuk pengiriman sesosok organisator forsa dan stafnya ke wilayah yang sebelumnya ditunjuk oleh inspektur nomor 811.307 itu. Pihak-pihak berwenang Orvonton menugaskan penemu asli alam semesta potensial ini untuk melaksanakan amanat dari Yang Purba Harinya yang meminta untuk pengorganisasian suatu ciptaan material yang baru.

Pencatatan izin ini menunjukkan bahwa organisator forsa dan stafnya itu sudah berangkat dari Uversa pada perjalanan panjang ke sektor ruang angkasa bagian timur itu di mana mereka selanjutnya akan terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang berkepanjangan tertentu, yang akan berakhir pada kemunculan suatu ciptaan fisik baru dalam Orvonton.

875.000.000.000 tahun lalu nebula Andronover raksasa nomor 876.926 dengan sepatutnya dimulai. Hanya kehadiran organisator forsa dan staf penghubung yang cukup diperlukan untuk memulai pusaran energi yang pada akhirnya tumbuh menjadi siklon angkasa yang luas ini. Setelah memulai putaran-putaran nebula tersebut, para organisator forsa hidup itu hanya cukup menarik diri pada sudut yang tepat terhadap bidang perputaran cakram itu, dan dari waktu itu ke depannya, kualitas-kualitas energi yang melekat di dalamnya menjamin evolusi progresif dan tertib untuk sistem fisik yang baru tersebut.

Pada sekitar waktu inilah cerita bergeser ke berfungsinya kepribadian-kepribadian dari alam semesta super. Pada kenyataannya cerita ini sebenarnya berawal pada titik ini—tepat pada kira-kira waktu para organisator forsa Firdaus sedang bersiap untuk menarik diri, setelah membuat kondisi-kondisi energi-ruang siap untuk aksi para direktur daya dan pengendali fisik dari alam semesta super Orvonton.

2. Tahap Nebula Primer

Semua ciptaan material yang evolusioner dilahirkan dari nebula-nebula yang berbentuk bundar dan gas, dan semua nebula primer tersebut berbentuk bundar dalam tahap bagian awal keberadaan gas mereka. Saat nebula itu berkembang makin tua, mereka biasanya menjadi spiral, dan ketika fungsi mereka untuk pembentukan matahari itu telah selesai, mereka sering berakhir sebagai gugus-gugus bintang atau sebagai matahari-matahari raksasa yang dikelilingi oleh berbagai jumlah planet, satelit, dan kelompok-kelompok materi lebih kecil yang dalam banyak hal menyerupai sistem tatasuryamu sendiri yang mungil itu.

800.000.000.000 tahun lalu penciptaan Andronover telah terbentuk dengan baik sebagai satu dari nebula utama Orvonton yang hebat. Ketika para astronom dari alam-alam semesta yang berdekatan melihat pada fenomena ruang angkasa ini, mereka hanya melihat sangat sedikit hal yang menarik perhatian mereka. Taksiran-taksiran gravitasi yang dibuat dalam ciptaan-ciptaan yang berdekatan menunjukkan bahwa ada materialisasi ruang sedang berlangsung di wilayah Andronover, tetapi itu saja semuanya.

700.000.000.000 tahun lalu sistem Andronover telah berukuran raksasa, dan para pengendali fisik tambahan dikirim ke sembilan ciptaan material di sekitarnya untuk memberi dukungan dan menyediakan kerjasama pada pusat-pusat daya sistem material baru yang begitu cepat berkembang ini. Pada masa yang jauh ini semua materi yang diwariskan kepada kreasi-kreasi berikutnya disimpan di dalam batas-batas roda angkasa yang raksasa ini, yang terus berputar, dan setelah mencapai maksimum diameternya, akan berputar semakin lama semakin cepat lagi sementara terus mendingin dan menyusut.

600.000.000.000 tahun lalu puncak periode mobilisasi-energi Andronover tercapai; nebula itu telah mengakuisisi maksimum massanya. Pada saat itu, nebula itu berbentuk awan gas raksasa bundar berbentuk agak seperti bulat telur yang dipipihkan. Ini adalah periode awal untuk pembentukan massa yang berbeda dan kecepatan putaran yang bervariasi. Gravitasi dan pengaruh lainnya hendak memulai pekerjaan mereka untuk mengubah gas-gas ruang angkasa itu menjadi materi yang terorganisir.

3. Tahap Nebula Sekunder

Nebula raksasa itu kini mulai secara bertahap berbentuk spiral dan menjadi jelas terlihat oleh para astronom bahkan dari alam-alam semesta yang jauh. Ini adalah sejarah alami dari kebanyakan nebula; sebelum mereka mulai melempar keluar bintang-bintang dan mulai pekerjaan pembangunan alam semesta, nebula-nebula ruang angkasa sekunder ini biasanya diamati sebagai fenomena spiral.

Para siswa perbintangan yang berdekatan pada era dahulu kala itu, sementara mereka mengamati perubahan wujud nebula Andronover, melihat persis apa yang dilihat para astronom abad kedua puluh ketika mereka mengarahkan teleskop mereka ke angkasa dan melihat nebula-nebula spiral saat ini di ruang angkasa bagian luar yang berdekatan.

Sekitar waktu pencapaian maksimum massa, kendali gravitasi dari kandungan gas itu mulai melemah, dan terjadilah tahap pelarian gas, gas mengalir keluar sebagai dua lengan raksasa dan jelas, yang berasal dari sisi-sisi berlawanan massa induknya. Putaran-putaran cepat inti pusat raksasa ini segera memberikan tampilan spiral pada dua aliran gas yang memancar itu. Pendinginan dan kondensasi selanjutnya dari lengan-lengan yang menonjol itu akhirnya menghasilkan bentuk simpul-simpul mereka. Bagian-bagian yang lebih rapat ini adalah sistem-sistem dan subsistem luas dari materi fisik yang berpusar melalui ruang angkasa di tengah-tengah awan gas nebula itu sementara ditahan dengan aman dalam genggaman gravitasi dari roda induknya.

Tapi nebula telah mulai menyusut, dan peningkatan dalam laju perputaran lebih lanjut mengurangi kendali gravitasi; dan tidak lama kemudian, wilayah-wilayah gas bagian luar benar-benar mulai lepas dari pelukan langsung inti nebula, melayang keluar ke angkasa pada sirkuit-sirkuit berbentuk garis yang tidak teratur, kembali ke kawasan-kawasan inti untuk menyelesaikan sirkuit mereka, dan seterusnya. Tetapi ini hanya tahap perkembangan nebula yang sementara. Tingkat pusaran yang terus meningkat itu hendak segera melempar keluar matahari-matahari yang sangat besar ke angkasa pada sirkuit-sirkuit yang mandiri.

Dan inilah yang terjadi di Andronover zaman demi zaman pada dahulu kala. Roda energi itu tumbuh dan tumbuh terus sampai mencapai maksimum perluasan, dan kemudian, ketika penyusutan dimulai, nebula itu berputar lebih cepat dan lebih cepat lagi sampai, pada akhirnya, tahap kritis sentrifugal tercapai dan pemecahan besar dimulai.

500.000.000.000 tahun yang lalu matahari Andronover pertama lahir. Aliran panjang menyala-nyala ini memisahkan diri dari genggaman induk gravitasi dan terlempar ke angkasa pada petualangan mandiri dalam kosmos penciptaan. Orbitnya ditentukan oleh jalur terlepasnya. Matahari-matahari muda tersebut dengan cepat menjadi berbentuk bola dan memulai karier mereka yang panjang dan penuh peristiwa sebagai bintang-bintang ruang angkasa. Terkecuali inti-inti nebular yang penghabisan, sebagian terbesar matahari Orvonton telah dilahirkan dengan cara serupa seperti itu. Matahari-matahari yang melepaskan diri ini melewati berbagai periode evolusi dan layanan alam semesta berikutnya.

400.000.000.000 tahun lalu mulai periode penangkapan kembali nebula Andronover. Banyak dari matahari yang berdekatan dan yang lebih kecil ditangkap kembali sebagai akibat dari pembesaran bertahap dan kondensasi lebih lanjut dari inti induk. Segera sekali dimulailah tahap penghabisan untuk kondensasi nebular, periode yang selalu mendahului pemisahan akhir dari kumpulan energi dan materi ruang angkasa yang akbar ini.

Hampir satu juta tahun setelah zaman ini bahwa Mikhael Nebadon, sesosok Putra Pencipta dari Firdaus, memilih nebula yang sedang tercerai berai ini sebagai situs untuk petualangan pembangunan alam semestanya. Hampir segera setelah itu dunia-dunia buatan Salvington dan seratus kelompok markas konstelasi planet mulai dibangun. Untuk itu diperlukan hampir satu juta tahun untuk menyelesaikan gugus-gugus dunia-dunia yang diciptakan secara khusus ini. Planet-planet markas sistem lokal dibangun selama periode yang membentang dari waktu itu sampai sekitar lima milyar tahun yang lalu.

300.000.000.000 tahun lalu sirkuit-sirkuit surya Andronover telah terbentuk dengan baik, dan sistem nebula sedang melewati suatu periode sementara stabilitas fisik yang relatif. Sekitar saat inilah staf Mikhael tiba di Salvington, dan pemerintahan Uversa di Orvonton memberikan pengakuan fisik pada alam semesta lokal Nebadon.

200.000.000.000 tahun lalu menyaksikan perkembangan kontraksi dan kondensasi yang menimbulkan panas yang sangat besar dalam gugus pusat Andronover, atau massa intinya. Ruang relatif muncul bahkan di kawasan-kawasan yang dekat roda matahari-induk intinya. Daerah bagian luar menjadi lebih stabil dan lebih baik terorganisir; beberapa planet yang berputar di sekitar matahari yang baru lahir itu telah mendingin cukup memadai untuk penanaman kehidupan. Planet-planet hunian tertua di Nebadon berasal dari masa-masa ini.

Kini mekanisme alam semesta Nebadon yang lengkap pertama kali mulai berfungsi, dan ciptaannya Mikhael itu didaftarkan di Uversa sebagai alam semesta untuk hunian dan kenaikan progresif manusia fana.

100.000.000.000 tahun lalu puncak tegangan kondensasi nebula tercapai; titik tegangan panas maksimum tercapai. Tahap kritis dari persaingan panas-gravitasi ini kadang-kadang berlangsung selama berabad-abad, tetapi cepat atau lambat, panas memenangi perjuangan melawan gravitasi, dan periode spektakuler penyebaran matahari dimulai. Dan hal ini menandai akhir dari karier sekunder suatu nebula ruang angkasa.

4. Tahapan Tersier dan Kuartan

Tahap primer dari suatu nebula adalah berbentuk bundar; tahap sekunder, spiral; tahap tersier adalah tentang penyebaran matahari pertama, sedangkan tahap kuartan mencakup siklus kedua dan terakhir dari penyebaran matahari, dengan inti induknya berakhir sebagai gugus berbentuk bulat atau sebagai satu matahari sendirian yang berfungsi sebagai pusat dari suatu tatasurya yang penghabisan.

75.000.000.000 tahun lalu nebula ini telah mencapai puncak tingkat keluarga-mataharinya. Ini adalah puncak dari periode pertama kehilangan matahari. Sebagian besar matahari sejak itu telah memiliki sendiri sistem ekstensif planet-planet, satelit, badan gelap, komet, meteor, dan awan-awan debu kosmis.

50.000.000.000 tahun lalu periode pertama penyebaran matahari selesai; nebula itu dengan cepat menyelesaikan siklus keberadaan tersiernya, dan selama itu nebula itu melahirkan 876.926 sistem surya.

25.000.000.000 tahun lalu menyaksikan penyelesaian siklus tersier kehidupan nebula dan menimbulkan pada pengorganisasian dan stabilisasi relatif sistem-sistem perbintangan luas yang berasal dari nebula induk ini. Tetapi proses kontraksi fisik dan peningkatan produksi panas berlanjut dalam massa pusat dari sisa-sisa nebula itu.

10.000.000.000 tahun lalu siklus kuartan dari Andronover dimulai. Suhu maksimum massa-inti telah tercapai; titik kritis untuk kondensasi semakin mendekat. Inti induk yang asli berdenyut di bawah tekanan gabungan dari tegangan kondensasi panas-internalnya sendiri dan meningkatnya tarikan pasang-gravitasi dari gerombolan sistem matahari bebas di sekitarnya. Letusan-letusan inti yang akan memulai siklus matahari nebula kedua sudah dekat. Siklus kuartan dari keberadaan nebula segera dimulai.

8.000.000.000 tahun lalu letusan hebat penghabisan dimulai. Hanya sistem-sistem bagian luar yang aman pada saat pergolakan kosmis seperti itu. Dan inilah permulaan dari akhir nebula itu. Pemuntahan matahari akhir ini berlangsung selama hampir dua milyar tahun.

7.000.000.000 tahun lalu menyaksikan puncak pemecahan penghabisan Andronover. Ini adalah periode kelahiran matahari-matahari penghabisan yang lebih besar dan puncak dari gejolak fisik lokal.

6.000.000.000 tahun yang lalu menandai akhir dari pemecahan penghabisan dan kelahiran mataharimu, yang ke lima puluh enam dari yang paling akhir dari keluarga surya kedua Andronover. Letusan akhir dari inti nebula ini melahirkan 136.702 matahari, sebagian besarnya bulatan-bulatan yang sendirian. Jumlah total matahari dan sistem matahari yang berasal dari nebula Andronover adalah 1.013.628. Nomor dari matahari tatasuryamu adalah 1.013.572.

Sekarang nebula Andronover yang akbar itu tidak ada lagi, tetapi ia hidup terus di dalam banyak matahari dan keluarga keplanetan mereka yang berasal dari awan induk ruang angkasa ini. Sisa-sisa inti terakhir dari nebula megah itu masih menyala dengan sinar kemerahan dan terus memancarkan cahaya dan panas sedang-sedang pada keluarga keplanetan sisanya yang berjumlah seratus enam puluh lima dunia, yang kini mengitari induk terhormat untuk dua generasi perkasa raja-raja cahaya ini.

5. Asal Monmatia—Tata Surya Urantia

5.000.000.000 tahun yang lalu mataharimu adalah bola menyala yang relatif terpencil, setelah mengumpulkan kepada dirinya sebagian besar materi ruang angkasa yang beredar di dekatnya, sisa-sisa dari gejolak yang baru terjadi yang menyertai kelahirannya sendiri.

Hari ini, mataharimu telah mencapai stabilitas relatif, namun siklus noda matahari tiap sebelas setengah tahunnya itu menjadi saksi bahwa dulu itu adalah bintang variabel dalam masa mudanya. Pada hari-hari awal mataharimu, kontraksi berkelanjutan dan peningkatan suhu bertahap yang diakibatkannya memulai denyutan-denyutan hebat pada permukaannya. Napas raksasa ini memerlukan tiga setengah hari untuk menyelesaikan satu siklus berubah-ubahnya kecemerlangan. Keadaan variabel ini, denyut periodik ini, membuat mataharimu sangat responsif terhadap pengaruh luar tertentu yang akan segera dihadapi.

Demikianlah panggung ruang angkasa lokal ditata untuk asal unik Monmatia, itulah nama keluarga keplanetannya mataharimu, tata surya di mana duniamu termasuk. Kurang dari satu persen dari sistem planet Orvonton yang telah memiliki asal-usul yang sama.

4.500.000.000 tahun yang lalu sistem Angona yang amat besar itu mulai pendekatannya ke wilayah yang berdekatan dengan matahari yang sendirian ini. Pusat dari sistem besar Angona ini adalah sebuah raksasa ruang angkasa yang gelap, padat, bermuatan tinggi, dan memiliki gaya tarik gravitasi besar sekali.

Saat Angona makin mendekati matahari, pada saat-saat ekspansi maksimum selama denyutan surya, aliran-aliran material gas menjulur ke ruang angkasa seperti lidah-lidah surya raksasa. Pada awalnya lidah-lidah gas menyala ini selalu akan jatuh kembali ke matahari, tetapi ketika Angona makin lama makin mendekat, tarikan gravitasi dari pengunjung raksasa ini menjadi begitu besar sehingga lidah-lidah gas itu akan putus pada titik-titik tertentu, pangkalnya jatuh kembali ke matahari sedangkan bagian luarnya terpisah membentuk badan-badan materi yang mandiri, meteorit surya, yang segera mulai berputar sekitar matahari dalam orbit elips mereka sendiri.

Ketika sistem Angona semakin dekat, ekstrusi surya itu tumbuh makin dan makin besar; makin dan makin banyak materi tertarik dari matahari untuk menjadi badan-badan mandiri yang beredar di ruang angkasa sekitarnya. Situasi ini berkembang selama sekitar lima ratus ribu tahun hingga Angona membuat pendekatan yang paling dekat dengan matahari; lalu matahari, dalam kaitan dengan salah satu denyutan internal berkalanya, mengalami disrupsi sebagian; dari sisi-sisi yang berlawanan dan secara bersamaan, volume-volume materi yang besar tercabut keluar. Dari sisi Angona tertarik keluar segumpalan kolom besar gas surya, yang agak lancip pada kedua ujungnya dan amat menggembung di pusatnya, yang kemudian terlepas secara permanen dari kendali gravitasi langsung matahari.

Kolom besar gas surya ini yang dipisahkan seperti itu dari matahari kemudian berkembang menjadi dua belas planet tata surya. Semburan gas dampak akibatnya dari sisi berlawanan matahari sebagai pasang keseimbangan dengan ekstrusi dari leluhur sistem surya raksasa ini, sejak itu telah berkondensasi menjadi meteor dan debu ruang angkasa di tata surya, meskipun banyak, sangat banyak, dari materi ini yang selanjutnya ditangkap kembali oleh gravitasi matahari sementara sistem Angona mundur ke ruang angkasa nun jauh.

Meskipun Angona berhasil menarik materi yang menjadi bahan baku asal untuk planet-planet tata surya dan volume besar materi yang sekarang beredar seputar matahari sebagai asteroid dan meteor, namun Angona sendiri tidak mendapatkan materi apapun dari matahari. Sistem pengunjung ini tidak datang cukup dekat sehingga benar-benar dapat mencuri dari substansinya matahari, tetapi memang beredar cukup dekat sehingga menarik ke ruang di antaranya semua bahan yang membentuk sistem tata surya sekarang.

Lima planet bagian dalam dan lima bagian luar segera terbentuk dalam bentuk miniatur dari inti-inti yang mendingin dan mengkondensasi di ujung-ujung yang kurang masif dan meruncing dari tonjolan gravitasi raksasa yang telah berhasil dipisahkan Angona dari matahari itu, sementara Saturnus dan Jupiter terbentuk dari bagian tengah yang lebih besar dan menggembung itu. Tarikan gravitasi yang kuat dari Jupiter dan Saturnus sejak awal menangkap sebagian besar material yang dicuri dari Angona, sebagaimana gerak retrograde tertentu dari satelit-satelit mereka menjadi saksinya.

Jupiter dan Saturnus, karena berasal dari pusat kolom besar gas surya superpanas itu sendiri, memuat begitu banyak bahan matahari yang sangat panas sehingga mereka bersinar dengan cahaya terang dan memancarkan volume besar panas; mereka pada kenyataannya adalah matahari-matahari sekunder selama waktu singkat setelah pembentukan mereka sebagai badan ruang yang terpisah. Dua yang terbesar dari planet-planet tata surya ini sebagian besar masih tetap berbentuk gas sampai hari ini, bahkan belum mendingin ke titik kondensasi atau pemadatan penuh.

Inti-inti kontraksi-gas dari sepuluh planet lainnya itu segera mencapai tahap pemadatan sehingga mulai menarik semakin banyak jumlah materi meteorik yang beredar di ruang angkasa yang berdekatan. Dunia-dunia tata surya dengan demikian memiliki asal ganda: inti-inti kondensasi gas yang kemudian ditambah oleh penangkapan sejumlah besar meteor. Memang mereka masih terus menangkap meteor, namun dalam jumlah yang sangat berkurang.

Planet-planet itu tidak beredar seputar matahari dalam bidang ekuator dari induk surya mereka, padahal hal itulah yang akan mereka lakukan seandainya mereka terlempar oleh putaran matahari. Sebaliknya, mereka beredar dalam bidang ekstrusi surya Angona, yang berada pada sudut yang cukup besar terhadap bidang ekuatornya matahari.

Meskipun Angona tidak mampu untuk menangkap apapun dari massa matahari, namun mataharimu telah menambahkan pada keluarga keplanetannya yang sedang berubah bentuk itu beberapa material ruang angkasa beredar yang berasal dari sistem pengunjung itu. Karena medan gravitasi Angona yang kuat, keluarga planet-planet pengiringnya mengikuti orbit dengan jarak yang cukup jauh dari si raksasa gelap itu; dan tak lama setelah ekstrusi dari massa leluhur tata surya itu, dan sementara Angona masih di pinggiran matahari, tiga planet utama dari sistem Angona berayun dekat sekali dengan leluhur tata surya yang masif itu, sehingga gaya tarik gravitasinya, ditambah dengan gaya tarik dari matahari, sudah cukup untuk mengalahkan gravitasi Angona dan secara permanen melepaskan tiga planet pengiring ini dari si pengembara angkasa itu.

Semua material tata surya yang berasal dari matahari awalnya memiliki arah ayunan orbit yang sama, dan seandainya bukan karena intrusi dari ketiga badan angkasa asing itu, maka semua material tata surya masih akan mempertahankan arah gerakan orbital yang sama. Demikianlah terjadi, dampak dari tiga planet pengiring Angona itu menyuntikkan gaya pengarah yang baru dan asing ke dalam tata surya yang sedang muncul itu, dengan akibat hadirnya gerak retrograde. Gerak retrograde dalam setiap sistem astronomis adalah selalu hal yang tidak diharapkan terjadi dan selalu muncul sebagai akibat dari dampak tumbukan badan angkasa asing. Tabrakan tersebut tidak selalu menghasilkan gerak retrograde, namun tidak pernah muncul retrograde kecuali suatu sistem mengandung massa yang memiliki asal usul yang berbeda.

6. Tahap Tata Surya—Era Pembentukan-Planet

Setelah kelahiran tata surya, berikutnya diikuti suatu periode berkurangnya pemuntahan surya. Semakin berkurang, selama lima ratus ribu tahun lagi, matahari terus mencurahkan semakin sedikit volume materi ke ruang sekitarnya. Namun selama masa-masa awal orbit-orbit yang tidak menentu ini, ketika benda-benda sekitarnya beredar paling dekat dengan matahari, si orang tua surya itu mampu merebut kembali sebagian besar bahan baku meteorit ini.

Planet-planet yang terdekat matahari adalah yang pertama mengalami putaran mereka melambat oleh gesekan pasang surut. Pengaruh gravitasi tersebut juga berkontribusi terhadap stabilisasi orbit planet, sementara bertindak juga sebagai rem pada laju perputaran sumbu planet, menyebabkan planet berputar semakin lambat sampai perputaran sumbu berhenti, meninggalkan satu belahan planet ini selalu menghadap ke arah matahari atau badan angkasa yang lebih besar, seperti yang dicontohkan oleh planet Merkurius dan oleh bulan, yang selalu menghadapkan sisi yang sama ke arah Urantia.

Ketika gesekan pasang surut bulan dan bumi menjadi diseimbangkan, bumi selalu akan menghadapkan belahan bumi yang sama ke arah bulan, dan hari dan bulan akan sama—selama sekitar empat puluh tujuh hari. Ketika stabilitas orbit seperti itu tercapai, gesekan pasang surut akan beraksi berbalik arah, tidak lagi menjauhkan bulan dari bumi namun secara bertahap menarik satelit itu menuju planet. Dan kemudian, di masa depan yang amat jauh ketika bulan mendekat sampai jarak sekitar delapan belas ribu km dari bumi, aksi gravitasi bumi akan menyebabkan bulan hancur, dan ledakan gravitasi pasang surut ini akan meremukkan bulan menjadi partikel-partikel kecil, yang bisa berkumpul seputar dunia sebagai cincin-cincin materi yang menyerupai Saturnus, atau bisa secara bertahap ditarik ke bumi sebagai meteor.

Jika badan-badan ruang angkasa itu sama dalam ukuran dan kepadatan, tabrakan dapat terjadi. Tetapi jika dua badan angkasa dengan kepadatan serupa itu berukuran relatif tidak sama, maka, jika yang lebih kecil semakin mendekati yang besar, kehancuran badan yang lebih kecil akan terjadi ketika radius orbitnya menjadi kurang dari dua setengah kali radius badan yang lebih besar. Memang tabrakan antar raksasa-raksasa ruang angkasa itu jarang terjadi, tetapi ledakan gravitasi pasang surut dari badan-badan angkasa yang lebih kecil ini cukup umum terjadi.

Bintang jatuh terjadi dalam gerombolan karena mereka adalah pecahan-pecahan dari badan materi yang lebih besar yang telah dihancurkan oleh gravitasi pasang surut yang ditimbulkan oleh badan ruang angkasa yang berdekatan dan yang lebih besar lagi. Cincin Saturnus adalah pecahan dari sebuah satelit yang hancur. Satu dari satelit Jupiter saat ini berbahaya karena mendekati zona kritis disrupsi pasang surut, dan dalam beberapa juta tahun lagi, akan ditelan oleh planet itu atau akan menjalani kehancuran gravitasi pasang surut. Planet kelima dari sistem surya, lama sekali dahulu kala melintasi orbit yang tidak teratur, secara berkala makin lama makin dekat ke Jupiter sampai planet itu memasuki zona kritis disrupsi gravitasi pasang surut, segera terpecah berkeping-keping, dan menjadi gugus asteroid sekarang ini.

4.000.000.000 tahun yang lalu menyaksikan pengorganisasian sistem Jupiter dan Saturnus sebagian besar seperti diamati saat ini kecuali bulan-bulan mereka, yang terus meningkat dalam ukurannya selama beberapa milyar tahun. Kenyataannya, semua planet dan satelit dalam tata surya masih berkembang sebagai hasil dari penangkapan meteor terus menerus.

3.500.000.000 tahun yang lalu inti-inti kondensasi dari sepuluh planet yang lain telah terbentuk dengan baik, dan inti dari sebagian besar bulan masih utuh, meskipun beberapa satelit yang lebih kecil kemudian menyatu untuk membuat satelit-satelit yang lebih besar pada saat ini. Era ini dapat dianggap sebagai era perakitan planet.

3.000.000.000 tahun yang lalu sistem tata surya berfungsi kurang lebih seperti halnya hari ini. Anggota-anggotanya terus tumbuh dalam ukuran sementara meteor angkasa terus menghujani planet-planet dan satelit-satelit mereka dengan laju yang luar biasa.

Sekitar saat inilah sistem suryamu ditempatkan pada registri fisik Nebadon dan diberikan namanya, Monmatia.

2.500.000.000 tahun yang lalu planet-planet telah berkembang sangat besar dalam ukurannya. Urantia adalah bola yang berkembang dengan baik, berukuran sekitar sepersepuluh dari massanya sekarang dan masih berkembang pesat oleh penambahan dari meteor.

Semua kegiatan hebat ini adalah bagian normal untuk pembuatan sebuah dunia evolusioner pada golongan Urantia dan merupakan pendahuluan astronomis kepada pengaturan panggung untuk permulaan evolusi fisik dunia-dunia ruang angkasa tersebut sebagai persiapan untuk petualangan kehidupan waktu.

7. Era Meteorik—Zaman Vulkanik
Atmosfer Planet Primitif

Sepanjang masa-masa awal ini wilayah ruang angkasa dari tata surya dikerumuni oleh benda-benda hancuran dan kondensasi kecil, dan karena tidak adanya afmosfer pembakar yang melindungi, maka benda-benda angkasa tersebut jatuh langsung di permukaan Urantia. Tumbukan-tumbukan gencar tanpa henti ini membuat permukaan planet lebih atau kurangnya memanas, dan hal ini, bersama-sama dengan aksi peningkatan gravitasi ketika planet tumbuh membesar, mulai memberlakukan pengaruh-pengaruh tertentu yang secara bertahap menyebabkan unsur-unsur yang lebih berat, seperti besi, untuk mengendap masuk semakin dalam ke arah pusat planet.

2.000.000.000 tahun yang lalu bumi mulai secara jelaks bertambah melebihi bulan. Planet itu selalu lebih besar daripada satelit-satelitnya, tetapi tidak begitu banyak perbedaan dalam ukuran keduanya sampai sekitar waktu ini, ketika benda-benda angkasa yang besar ditangkap oleh bumi. Urantia saat itu sekitar seperlima ukuran sekarang dan telah menjadi cukup besar untuk menampung atmosfer primitif yang telah mulai muncul sebagai akibat dari persaingan unsur internal antara interior yang dipanaskan dan kerak yang mendingin.

Aksi vulkanik yang jelas berasal dari waktu-waktu ini. Panas internal bumi terus ditambah oleh penguburan makin dan makin dalam lagi unsur-unsur radioaktif atau unsur-unsur berat yang dibawa dari angkasa oleh meteor. Studi tentang unsur-unsur radioaktif akan mengungkapkan bahwa Urantia itu lebih dari satu milyar tahun pada permukaannya. Jam radium adalah penunjuk waktumu yang paling dapat diandalkan untuk membuat perkiraan ilmiah tentang usia planet, tetapi semua perkiraan tersebut terlalu pendek karena bahan-bahan radioaktif yang terbuka untuk penelitianmu itu semua berasal dari permukaan bumi dan oleh karenanya mewakili perolehan unsur-unsur ini yang relatif baru di Urantia.

1,500,000,000 tahun yang lalu bumi sudah dua pertiga ukuran yang sekarang, sementara bulan sudah mendekati massa yang sekarang. Penambahan ukuran bumi yang cepat di atas bulan memungkinkan untuk memulai pencurian perlahan sedikit atmosfer yang tadinya pernah dimiliki satelitnya itu.

Aksi vulkanik kini mencapai puncaknya. Seluruh bumi benar-benar seperti neraka berapi, permukaannya menyerupai keadaan cair sebelumnya, sebelum logam berat tertarik masuk ke arah tengah. Ini adalah zaman vulkanik. Namun demikian, suatu kerak, terdiri terutama dari granit yang relatif lebih ringan, secara bertahap membentuk. Panggung sedang diatur untuk planet yang suatu hari nanti bisa mendukung kehidupan.

Atmosfer primitif planet perlahan-lahan berkembang, kini mengandung beberapa uap air, karbon monoksida, karbon dioksida, dan hidrogen klorida, tetapi hanya ada sedikit atau tidak ada nitrogen atau oksigen bebas. Afmosfer suatu dunia di era vulkanik itu menyajikan tontonan yang aneh. Selain gas-gas yang disebutkan tadi udaranya dimuati pekat dengan banyak gas vulkanik dan, sementara sabuk udara itu berkembang penuh, udara dipenuhi dengan hasil pembakaran dari hujan meteorit deras yang terus-menerus meluncur masuk ke atas permukaan planet. Pembakaran meteorit seperti itu membuat oksigen atmosfer hampir habis, dan tingkat pemboman meteorit masih besar sekali.

Segera, atmosfer menjadi lebih menetap dan mendingin sehingga cukup untuk memulai curah hujan ke atas permukaan berbatu panas di planet ini. Selama ribuan tahun Urantia dibungkus suatu selimut uap yang luas dan terus menerus. Dan selama era-era ini matahari tidak pernah bersinar sampai permukaan bumi.

Sebagian besar karbon dari atmosfer itu disarikan membentuk karbonat berbagai logam yang berlimpah di lapisan-lapisan dangkal planet ini. Belakangan, jauh lebih besar lagi jumlah gas karbon ini yang dikonsumsi oleh kehidupan tumbuhan awal yang subur.

Bahkan dalam periode-periode yang kemudian, aliran lava terus menerus dan meteor yang terus masuk membuat oksigen di udara hampir sepenuhnya terpakai habis. Bahkan deposit-deposit awal dari lautan primitif yang segera muncul itu tidak mengandung batuan atau serpih berwarna. Dan selama waktu yang lama setelah lautan ini muncul, nyaris tidak ada oksigen bebas di atmosfer; dan oksigen itu tidak muncul dalam jumlah yang signifikan sampai kemudian dihasilkan oleh rumput laut dan bentuk-bentuk kehidupan tumbuhan yang lain.

Atmosfer primitif planet di era vulkanik itu menyediakan sedikit perlindungan terhadap dampak tumbukan dari gerombolan meteorit. Berjuta-juta meteor mampu menembus sabuk udara itu sehingga menghantam kerak planet sebagai benda-benda padat. Tetapi seiring berjalannya waktu, semakin sedikit yang terbukti cukup besar untuk menahan perisai gesekan yang semakin kuat dari atmosfer yang makin diperkaya oksigen pada era-era berikutnya.

8. Stabilisasi Kerak
Era Gempa Bumi
Samudra Dunia dan Benua Pertama

1.000.000.000 tahun yang lalu adalah waktu awal sebenarnya sejarah Urantia. Planet ini telah mencapai kira-kira ukurannya sekarang. Dan sekitar pada masa inilah planet ini ditempatkan pada registri-registri fisik Nebadon dan diberi namanya, Urantia.

Atmosfer, bersama-sama dengan curah hujan yang tanpa henti, membantu pendinginan kerak bumi. Aksi vulkanik sejak awal mengimbangi tekanan panas-internal dan kontraksi kerak bumi; dan sementara gunung-gunung berapi dengan cepat berkurang, gempa bumi mulai muncul selama zaman pendinginan dan penyesuaian kerak bumi ini berlangsung.

Sejarah geologi sebenarnya Urantia dimulai dengan pendinginan kerak bumi yang cukup untuk menyebabkan pembentukan laut yang pertama. Kondensasi uap air pada permukaan bumi yang mendingin, sekali dimulai, terus berlanjut sampai hal itu hampir menyeluruh. Pada akhir periode ini lautan itu seluruh dunia, menutupi seluruh planet dengan kedalaman rata-rata lebih dari satu mil. Gelombang laut saat itu mengombak seperti yang diamati sekarang ini, tetapi laut primitif ini tidak asin; praktis itu air tawar yang menutupi dunia. Pada masa-masa itu, sebagian besar klorin bergabung dengan berbagai logam, tetapi masih ada cukup klor, dalam persatuan dengan hidrogen, yang membuat air ini sedikit asam.

Pada pembukaan era yang sudah lama berlalu ini, Urantia harus dipandang sebagai sebuah planet yang terendam air. Belakangan, aliran lava yang lebih dalam dan karenanya lebih padat mengalir keluar dari dasar yang sekarang menjadi Samudra Pasifik, dan bagian dari permukaan yang tertutup air ini menjadi sangat tertekan. Massa daratan benua yang pertama muncul dari samudra dunia sebagai penyesuaian kompensasi dari keseimbangan kerak bumi yang secara bertahap menebal ini.

950.000.000 tahun yang lalu Urantia menyajikan gambaran tentang satu benua daratan besar dan satu kumpulan air luas, Samudra Pasifik. Gunung-gunung berapi masih tersebar luas dan gempa bumi masih sering terjadi dan juga parah. Meteor terus membombardir bumi, tetapi berkurang dalam frekuensi maupun ukurannya. Atmosfer menjadi terang, tetapi jumlah karbon dioksida masih terus besar. Kerak bumi secara bertahap menjadi makin stabil.

Pada sekitar waktu inilah Urantia dimasukkan di sistem Satania untuk administrasi planet dan ditempatkan dalam registri kehidupan Norlatiadek. Kemudian mulailah pengakuan administratif terhadap planet kecil dan tidak signifikan ini yang ditakdirkan untuk menjadi planet di mana Mikhael kemudian akan terlibat dalam usaha penganugerahan diri yang luar biasa menjadi manusia, akan ikut serta dalam pengalaman-pengalaman yang telah sejak itu menyebabkan Urantia secara lokal menjadi dikenal sebagai “dunia salib.”

900.000.000 tahun lalu menyaksikan kedatangan di Urantia kelompok penyelidik Satania pertama yang dikirim dari Yerusem untuk memeriksa planet dan membuat laporan tentang penyesuaiannya untuk stasiun percobaan-kehidupan. Komisi ini terdiri dari dua puluh empat anggota, mencakup para Pembawa Kehidupan, Putra Lanonandek, Melkisedek, serafim, dan ordo kehidupan selestial lain yang berkaitan dengan hari-hari permulaan untuk pengorganisasian dan administrasi planet.

Setelah melakukan survei sungguh-sungguh terhadap planet, komisi ini kembali ke Yerusem dan melaporkan kabar baik kepada Daulat Sistem, merekomendasikan agar Urantia ditempatkan pada registri percobaan-kehidupan. Sesuai dengan hal itu duniamu kemudian didaftarkan di Yerusem sebagai suatu planet desimal, dan para Pembawa Kehidupan diberitahu bahwa mereka akan diberikan izin untuk membentuk pola-pola baru mobilisasi mekanis, kimia, dan elektris pada saat kedatangan mereka nanti dengan amanat untuk transplantasi dan implantasi kehidupan.

Sesuai pada waktunya pengaturan untuk pendudukan planet diselesaikan oleh komisi campuran dua belas di Yerusem dan disetujui oleh komisi keplanetan tujuh puluh di Edentia. Rencana-rencana ini, yang diusulkan oleh para konselor penasihat Pembawa Kehidupan, akhirnya diterima di Salvington. Segera setelah itu siaran Nebadon memuat pengumuman bahwa Urantia akan menjadi pentas di mana para Pembawa Kehidupan akan melaksanakan percobaan Satania keenam puluh yang dirancang untuk memperkuat dan memperbaiki tipe Satania untuk pola-pola kehidupan Nebadon.

Segera setelah Urantia pertama kali diakui pada siaran alam semesta ke seluruh Nebadon, planet ini diberikan status alam semesta penuh. Segera setelah itu planet ini didaftarkan dalam catatan planet-planet markas sektor minor dan mayor di alam semesta super; dan sebelum zaman ini berakhir, Urantia telah terdaftar pada registri kehidupan-keplanetan di Uversa.

Seluruh era ini ditandai oleh badai yang sering terjadi dan ganas. Kerak awal bumi itu dalam keadaan berubah terus-menerus. Pendinginan permukaan berselang-seling dengan aliran-aliran lava besar. Tidak ada di manapun dapat ditemukan di permukaan dunia ini kerak planet yang asli. Semua telah bercampur aduk berkali-kali dengan ekstrusi lava dari dalam bumi dan berbaur dengan deposit berikutnya dari samudra sedunia yang mula-mula.

Tidak ada di manapun di permukaan dunia akan ditemukan sisa-sisa modifikasi dari batuan kuno pra-samudra ini, ketimbang dari yang ada di timur laut Kanada di sekitar Teluk Hudson. Tebing-tebing bukit granit yang luas ini terdiri dari batuan yang termasuk zaman pra-samudra. Lapisan-lapisan batuan ini telah dipanaskan, ditekuk, diputar, dikusutkan naik, berulang kali telah mereka lewati pengalaman-pengalaman distorsi metamorfis ini.

Sepanjang era samudra, lapisan besar batu berlapis bebas-fosil diendapkan di dasar laut kuno ini. (Batu kapur dapat terbentuk sebagai hasil dari pengendapan kimia; tidak semua batu kapur tua diproduksi oleh endapan kehidupan laut). Tidak ada dalam satupun formasi batuan kuno ini akan ditemukan bukti-bukti kehidupan; mereka tidak mengandung fosil, kecuali secara kebetulan, beberapa deposit belakangan dari zaman air telah bercampur dengan lapisan pra-kehidupan yang lebih tua ini.

Kerak awal bumi itu sangat tidak stabil, namun pegunungan belum dalam proses pembentukan. Planet menyusut di bawah tekanan gravitasi ketika pegunungan terbentuk. Pegunungan bukanlah hasil dari runtuhnya kerak mendingin di planet yang menyusut; pegunungan muncul belakangan sebagai akibat dari aksi hujan, gravitasi, dan erosi.

Massa daratan benua di era ini meningkat hingga menutupi hampir sepuluh persen dari permukaan bumi. Gempa bumi parah belum dimulai sampai massa daratan benua muncul dengan baik di atas air. Ketika gempa sekali dimulai, gempa itu meningkat dalam frekuensi dan keparahannya selama berabad-abad. Selama berjuta-juta tahun gempa bumi telah berkurang, namun Urantia masih memiliki rata-rata lima belas gempa per hari.

850.000.000 tahun lalu zaman nyata pertama dari stabilisasi kerak bumi dimulai. Sebagian besar logam yang lebih berat telah menetap turun menuju pusat bumi; kerak yang mendingin telah berhenti runtuh ke dalam pada skala yang begitu luas seperti pada zaman sebelumnya. Terbentuk suatu keseimbangan yang lebih baik antara ekstrusi daratan dan dasar laut yang lebih berat. Aliran lava dari lapisan di bawah kerak bumi menjadi hampir seluruh dunia, dan hal ini mengimbangi dan menstabilkan fluktuasi akibat dari pendinginan, penyusutan, dan pergeseran permukaan.

Letusan gunung berapi dan gempa bumi terus berkurang frekuensi dan keparahannya. Atmosfer makin bersih dari gas vulkanik dan uap air, tetapi persentase karbon dioksida masih tinggi.

Gangguan listrik dalam udara dan dalam bumi juga berkurang. Aliran lava telah membawa ke permukaan suatu campuran unsur-unsur yang membuat kerak bumi lebih beragam dan lebih baik dalam menyekat planet dari energi-energi angkasa tertentu. Dan semua ini berbuat banyak untuk membantu pengendalian energi daratan (terestrial) dan untuk mengatur alirannya, seperti yang ditunjukkan oleh berfungsinya kutub-kutub magnetik.

800.000.000 tahun lalu menyaksikan dimulainya zaman daratan besar pertama, era peningkatan kemunculan benua.

Sejak kondensasi hidrosfer bumi, pertama ke dalam lautan dunia dan kemudian ke dalam Samudra Pasifik, kumpulan air yang belakangan ini harus dipandang sebagai saat itu meliputi sembilan persepuluh dari permukaan bumi. Meteor-meteor yang jatuh ke laut menumpuk di dasar laut, dan meteor adalah, secara umum, terdiri dari material berat. Meteor yang jatuh di darat sebagian besar teroksidasi, kemudian lapuk oleh erosi, dan terbawa air ke dalam cekungan laut. Dengan demikian dasar laut menjadi semakin berat, dan ditambahkan lagi pada hal ini adalah berat kumpulan air yang di beberapa tempat mencapai sedalam enam belas kilometer.

Meningkatnya tekanan turun Samudra Pasifik itu bekerja lebih lanjut untuk menekan naik massa daratan benua. Eropa dan Afrika mulai bangkit dari kedalaman Pasifik bersama dengan massa sekarang yang disebut Australia, Amerika Utara dan Selatan, dan benua Antartika, sementara dasar Samudra Pasifik terlibat dalam penyesuaian kompensasi penurunan lebih lanjut. Pada akhir periode ini hampir sepertiga dari permukaan bumi terdiri dari daratan, semua dalam satu badan benua.

Dengan peningkatan elevasi daratan ini maka muncul perbedaan iklim planet yang pertama. Peninggian daratan, awan kosmis, dan pengaruh kelautan adalah faktor-faktor utama dalam fluktuasi iklim. Punggung dari daratan Asia mencapai ketinggian hampir lima belas kilometer pada saat kemunculan daratan maksimum. Seandainya ada banyak kelembaban di udara yang melayang di atas kawasan-kawasan yang sangat tinggi ini, tentulah selimut es besar akan terbentuk; zaman es tentulah akan tiba jauh sebelumnya. Ada beberapa ratus juta tahun lagi sebelum begitu banyak daratan muncul juga di atas air.

750.000.000 tahun yang lalu pecahan pertama pada massa daratan benua dimulai sebagai keretakan besar utara-dan-selatan, yang kemudian dimasuki air laut dan mempersiapkan jalan bagi pergeseran benua Amerika Utara dan Selatan ke barat, termasuk Greenland. Celah panjang timur-dan-barat memisahkan Afrika dari Eropa dan memisahkan massa daratan Australia, Kepulauan Pasifik, dan Antartika dari benua Asia.

700.000.000 tahun yang lalu Urantia sedang mendekati pematangan kondisi yang cocok untuk dukungan kehidupan. Pergeseran daratan benua berlanjut; laut semakin menembus daratan seperti jari panjang menyediakan perairan dangkal dan teluk-teluk terlindung yang begitu sesuai sebagai habitat bagi kehidupan laut.

650.000.000 tahun lalu menyaksikan pemisahan lebih lanjut massa daratan, dan sebagai akibatnya, suatu perluasan laut-laut di dalam benua tersebut lebih jauh lagi. Perairan ini dengan cepat mencapai derajat keasinan yang amat pokok untuk kehidupan Urantia.

Lautan inilah dan penerus merekalah yang menentukan catatan kehidupan di Urantia, seperti yang kemudian ditemukan di halaman-halaman batu yang tersimpan baik, bab demi bab, ketika era berganti era, dan zaman berganti zaman. Laut-laut pedalaman di zaman dahulu inilah yang benar-benar tempat buaian evolusi.

[Disampaikan oleh sesosok Pembawa Kehidupan, anggota dari Korps Urantia yang asli dan sekarang menjadi pengamat yang menetap.]

Foundation Info

Versi printer-friendlyVersi printer-friendly

Urantia Foundation, 533 W. Diversey Parkway, Chicago, IL 60614, USA
Tel: +1-773-525-3319; Fax: +1-773-525-7739
© Urantia Foundation. All rights reserved